Minggu, 11 November 2012
Review Linimassa2
Jurnalisme Saluran Berita versus Media Sosial Cerita pertama berasal dari Maluku, yaitu menceritakan tentang konflik yang terjadi di Ambon pada November 2011. Pada bagian ini disorot tentang pemberitaan media cetak maupun televisi yang terkesan membesar-besarkan berita yang ada hanya demi rating dari media tersebut. Namun pihak personal (difilm ini bernama amsal) maupun komunitas di Ambon melakukan turun lapangan untuk mendapatkan informasi yang benar dan memberitakannya melalui akun jejaring sosial yang mereka punya. “mereka (media massa) menulis bahwa di ambon terjadi mesjid dan gereja dibakar”, padahal tidak ujar Amsal melalui video conference dengan mbak yang ada dijakarta. Mereka juga berusaha meredam tindakan provokasi yang menjadi penyebab konflik selama ini dengan cara tidak memberitakan hal yang dapat memicu emosi salah satu pihak yang berkonflik.
Komunitas pengguna internet Dilanjutkan dengan cerita kedua yang berasal dari daerah istimewa jogjakarta, disana terdapat satu kampung yang dijuluki kampung cyber (cyber village). Kampung ini dijuluki kampung cyber karena di kampung ini sudah terdapat akses internet dan menurut data, 90 % dari penduduk kampung ini sudah menikmati layanan internet yang ada dan beberapa dari mereka telah memanfaatkannya untuk kepentingan usaha maupun pendidikan.
Difilm ini juga mengangkat :
• Primadona FM, radio komunitas di Ambon
• Emak-emak Blogger
• Multimedia Village di Tasikmalaya
• Difable Community
• Komunitas HIV/AIDS
Selasa, 23 Oktober 2012
YUK KITA SEMBELIH SOFTWARE HARAM
Catatan:
(1).http://mui.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=79%3Afatwa-tentang-perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-hki-&catid=25%3Afatwa-majelis-ulama-indonesia&Itemid=1(2).http://majalahsakinah.com/2010/09/software-bajakan/
(3).http://blogguru.org/files/2010/08/open-source-plpg.pdf
Senin, 01 Oktober 2012
55 orang akan menjadi biro islamic news agency
Sabtu (29/10) bertempat
di Aula Kompleks Stasiun Radio Silaturrahim Jakarta berkumpul 55
orang yang datang dari berbagai penjuru Indonesia dan Malaysia untuk
belajar materi jurnalistik. Tepat pukul 09.00 WIB acara pembukaan
dimulai dengan lantunan ayat suci al-qur’an yang dilantunkan oleh
saudara Farkhan Taqiyuddin kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari
Imaamul Muslimin sekaligus membuka kegiatan dan sambutan dari Bapak
Firman selaku general manager Radio Silaturrahim.Kamis, 05 Juli 2012
UNTUK PEMBEBASAN Al QUDS DAN PALESTINA
BANDUNG 4-5 JULI 2012
- Bahwa untuk suksesnya perjuangan pembebasan Al Quds dan Palestina dituntut dukungan yang lebih nyata dari kaum muslimin pada khususnya dan komunitas internasional pada umumnya.
- Guna menyatukan langkah perjuangan pembebasan Al Quds dan Palestina tersebut disepakati hal-hal sebagai berikut:
- Mengamanahkan kepada H. Muhyiddin Hamidy sebagai pemimpin bagi upaya-upaya untuk mempercepat pembebasan Al Quds dan kemerdekaan Palestina yang didukung oleh organisasi-organisasi yang peduli dalam permasalahan Palestina;
- Di bawah kepemimpinan beliau dibentuk suatu Tim Syuro yang akan menindaklanjuti persiapan-persiapan penegakkan Khilafah sebagai rujukan dari perjuangan pembebasan Al Quds dan Palestina maupun pembelaan kepentingan muslimin internasional;
- Tim Syuro tersebut terdiri dari perwakilan peserta Konferensi ini;
- Tim Syuro ini pun akan menindaklanjuti hasil konferensi ini dengan :
2) Melakukan advokasi hukum terhadap bangsa Palestina terutama kaum perempuan dan anak-anak serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengadili kejahatan rezim Zionis Israel atau pemimpin-pemimpinnya yang zalim;
3) Menghimpun dan mendayagunakan bantuan-bantuan material dan non material untuk menolong Al Quds dan Palestina;
4) Secara khusus mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk membuka Konsulat Pelayanan Diplomatik di wilayah Jalur Gaza;
5) Mempersiapkan pelaksanaan konferensi selanjutnya di Gaza atau tempat-tempat lain sesuai situasi dan kondisi yang berkembang;
6) Mengutus delegasi untuk memfasilitasi perdamaian dan ishlah dari faksi-faksi di Palestina serta mempromosikan kesatuan muslimin di Palestina;
7) Memprakarsai boycott terhadap produk-produk yang mendukung rezim Zionis Israel.
Bandung, 15 Sya’ban 1433H/ 5 Juli 2012
Atas Nama Peserta Konferensi
Tim Perumus
1. H. Maman Abdurrahman
2. Mahmud H. Anbar
3. Achmad Michdan
4. Zainuddin Musyadad
5. Awang Sufyan
6. Abdul Halim
7. Agus Sudarmaji
8. Subhan Amier Chaf
9. Nurfitri Taher
10. Rahimah Embong
Senin, 12 Maret 2012
Bidam, Dam, Dam, Dam, Dam .....
Bidam, Dam, Dam, Dam, Dam .....
oleh: H. Kariyoso
Rentetan peluru berdesingan dimuntahkan dari senapan mesin,
Seribu warga tumbang dan darah jihad membasahi bumi,
Seribu yang lainnya tumbuh siap meneruskan perjuangan demi mempertahankan tanah harapan yang dicaplok zionis,
Seribu rumah berdiri tiap saat dan seribu yang lainnya menyusul di saat yang lain demi kejayaan Israel,
Di negerinya rakyat Palestina terpenjara, terisolasir dari dunia luar,
Menderita berkepanjangan dalam cengkraman dan todongan senjata hingga mencapai puluhan tahun,
Hendak kau kemanakan HAM yang selama ini kau gaungkan bila polisi dunia tak lagi bermakna apa-apa,
Genocida penghancuran etnis dan manusia tak berdosa pun terus berlanjut,
Adakah ini untuk melindungi kepentinganmu yang lebih besar hingga kau tak melakukan apa-apa agar sesuai dengan grand desain,
Bidam, Dam, Dam, Dam, Dam .....
Aku sedih dan teramat sangat berduka manakala kau tembaki umat yang beribadah di Masjidil Aqso,
Kadang kegeraman ini memuncak ingin menantangmu berkelahi di ring tinjau,
Walau sejuta alasan kau kemukakan aku di sini berani bersumpah atas nama kemanusiaan,
Aku selamanya tidak akan pernah mempercayaimu,
Bidam, Dam, Dam, Dam, Dam .....
Kulihat padang pasir masih menyisakan sedikit asa,
Piramida masih berdiri tegak di tempatnya,
Lenguh onta pun masih seperti dulu,
Rasa kebersamaan negara-negara semenajung Arab Saudi patut dipertanyakan mengapa tak pernah bersatu untuk saling melindungi,
Hanya satu kata yang terucap : Pengecut...!
Hingga kekejaman Israel pun bersimaharajalelea,
Bidam, Dam, Dam, Dam, Dam .....
Kesuburan wadi Fatimah membuat hati kepincut,
Di bawah pokok kurma seorang anak berdo'a,
Birruh bidam nafdika ya Aqso,
Birruh bidam nafdika ya Gza,
Di depan televisi aku bersandar pada kursi dan memberi semangat,
Teruskan perjuanganmu relawan kemanusiaan Indonesia,
Bantu Gaza, bantu Palestina hingga penderitaan rakyat terkurangi,
Allahu Akbar...!
(dipersembangkan untuk relawan kemanusiaan pada peristiwa Mavi Marmara)
Samarinda, 2 Juni 2010
Dicuplik dari Antalogi Puisi Kariyoso Haji "AKU DUGEM SEJATI (Profesor Asmara Ahli Cinta Berijazah)"
